LOGIN ADMIN DINAS / OPERATOR
PENGUMUMAN TERBARU
AGENDA DINAS TERBARU
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser :
  • Dikunjungi sebanyak : 105022 kali
YAYASAN HANG TUAH TINGKATKAN PROFESIONAL GURU UNAS
Ditulis oleh : Staf YHT Bid. Publikasi

09 Maret 2019 - 17:03:19 WIB

Sidoarjo, (09/3)

Sebanyak 84 guru Mata Pelajaran Unas dari Satuan Pendidikan Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya mengikuti Workshop  Pengembangan Sekolah, Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran berorentasi ketrampilan  berfikir tingkat tinggi  Higher Order Thingking Skills  (Hots) yang berlangsung  (09/3) di Ruang Multimedia SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo.

Peserta yang hadir mengikuti workshop dari satuan pendidikan ( Satdik ) Yayasan hang Tuah Cabang Surabaya terdiri dari  guru Mapel Ujian Nasional (UN)  SMA Hang Tuah 1, SMA Hang Tuah 2, SMA Hang Tuah 5, SMP Hang Tuah 2, SMP Hang Tuah 4 , SMP Hang Tuah 5, SMK KAL-2 serta perwakilan dari luar Yayasan Hang Tuah  (SMA Dr Sutomo)  Surabaya.

  Ketua Pengurus Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya Drs SD Seputra, S.K.M.,MM  secara langsung menyampaikan bahwa tujuan  workshop kali ini, pesertan mampu meningkatkan  kompetensi  pedagogig guru  mapel UN yang berorentasi  ketrampilan  berfikir tingkat tinggi  Higher Order Thingking Skills  (Hots). Dimana diharapkan setelah selesai  mengikuti  workshops,  guru akan mampu memahami konsep pembelajaran Hots , guru mampu  menentukan  model pembelajaran dan strategi  pembelajaran Hots  serta mampu mendesain  pembelajaran dan penilaian Hots.

Disamping itu tugas seorang guru harus berusaha lebih baik dan selalu meningkatkan kwalitas diri agar profesionalisme  benar-benar terwujud. Apalagi di abat 21 dengan hadirnya  Revolusi Industri 4.0 guru juga dituntut untuk bisa menjadi guru di era pendidikan  4.0.

Guru sebagai garda terdepan  dalam dunia pendidikan  harus mengupgrade  kompetensi dalam menghadapi era pendidikan . jangan sampai  timbul istilah peserta  didik era industri  4.0 belajar dalam ruang industry 3.0 dan di ajar oleh guru-guru  industri 2.0 bahkan  ruang industri 1.0. Kalau ini terjadi , maka pendidikan akan terus tertinggal  

  Ketua Umum Yayasan Hang Tuah Laksda (Pur) Amri Husaini  mengharapkan agar bapak ibu guru mampu menyerap apa-apa yang akan di sampaikan oleh nara sumber , bapak ibu guru peserta workshop juga  harus  mampu  mentransfer dan mengembangkan  lagi sumber-sumber dan  referensi  yang banyak tersedia  di dunia maya. Jangan terpaku dari meteri yang di sampaikan oleh nara sumber, karena worksho ini hanya satu hari sehingga apa yang di sampaikan sangat terbatas.  

Nara sumber tunggal di workshop  Dra Ernesta Dwi Puji Winasih, M.Pd dari Tim Pengembang  bahan Ajar LPPKS ( Lembaga Pengembangan  dan Pemberdayaan  Kepala Sekolah )  Propinsi Jatim  untuk Sidoarjo  selama 3 jam  menyampaikan secara global  bahwa,  pembelajaran di Indonesia saat ini menggunakan kurikulum 2013 , dengan menggunakan pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik diduga dapat  meningkatkan prestasi belajar siswa dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Namun kendala yang diperoleh selama ini sangat  sulit sekali bagaimana melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa.

Oleh karena itu sebagai pendidik harus mempunyai terobosan supaya siswa terlatih  berpikir tingkat tinggi. Yang merupakan keterampilan  berpikir tingkat tinggi adalah menganalisis, mengevaluasi dan mencipta.  Salah satu pendekatan saintifik yang dapat dilakukan guru agar siswa dpt berpikir tingkat tinggi dengan cara membuat soal2 (HOTS) Hinger Order Thinking Skill (YHT/dar).





comments powered by Disqus